Pemanfaatan teknologi digital dan internet semakin banyak kita temui di instansi-instansi pemerintah. Contohnya adalah fasilitas perpanjangan SIM online yang disediakan oleh pihak Kepolisian.

Fasilitas ini bisa dibilang mirip dengan layanan perpanjangan STNK secara online yang sudah kita bahas sebelumnya. 

>>> Kunjungi:

  1. Cara Bayar Pajak Mobil Online dengan Aplikasi Resmi Samsat
  2. Contoh Simpel Surat Kuasa Perpanjang STNK
  3. Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Terbaru

Fasilitas semacam ini tentunya akan mempermudah kita sebagai pengendara atau pemilik kendaraan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya. Khusus perpanjangan SIM online, mungkin ada di antara kamu yang belum mengetahui prosesnya.

Untuk itu akan kita bahas serba serbi perpanjangan SIM online, mulai dari syarat, cara, dan biaya yang nantinya harus kamu bayar.

Table of Content
Apa Itu Layanan Perpanjang SIM Online?
Syarat
Cara
Biaya
Waktu Perpanjang

Seperti Apa Layanan Perpanjangan SIM Online?

Seperti kita ketahui, SIM atau Surat Izin Mengemudi menjadi salah satu syarat wajib yang harus dimiliki oleh setiap pengendara kendaraan bermotor. Untuk pengendara kendaraan roda empat jenis SIM yang mesti dimiliki adalah SIM A.

SIM memiliki masa berlaku. Setiap lima tahun sekali kita harus melakukan perpanjangan agar bisa digunakan di jalan. Di era digital seperti sekarang proses tersebut dapat dilakukan secara online.

Tapi untuk diketahui, fasilitas perpanjangan SIM online hanya sebatas mengganti sistem antrian. Karena pada akhirnya kamu tetap harus mengunjungi lokasi pembuatan SIM atau yang lazim disebut Satpas SIM untuk melakukan pengambilan.

Oke, lalu bagaimana cara memulai prosesnya?

Syarat Perpanjang SIM Online

Kita mulai dengan melihat syarat-syaratnya ya. Oiya, dalam pembahasan ini diasumsikan kita semua sudah memiliki SIM sebelumnya. Untuk proses pembuatan SIM baru akan kita bahas di artikel terpisah.

Dikutip dari website Indonesia.go.id, persyaratan perpanjang SIM online adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir pengajuan perpanjangan SIM
  2. Kartu Tanda Penduduk asli setempat yang masih berlaku bagi Warga Negara Indonesia atau dokumen keimigrasian bagi Warga Negara Asing
  3. SIM lama
  4. Surat keterangan lulus uji keterampilan simulator
  5. Surat keterangan kesehatan mata

Satu persiapan lagi yang tak kalah penting adalah gadget yang terkoneksi dengan internet untuk kita gunakan mengakses website resmi perpanjangan SIM. Setelah semua syaratnya siap, sekarang waktunya masuk ke proses atau langkah-langkahnya.

Cara Perpanjang SIM Online

Cara Perpanjangan SIM Online

Dikutip dari sumber yang sama, untuk cara perpanjangan SIM online bisa kamu simak di bawah ini.

  1. Kunjungi portal website resmi dari Polri, yaitu di http://sim.korlantas.polri.go.id. (Cartalog coba mengunjungi website tersebut pada Senin, 30 November 2020 pukul 22.06 WIB, namun situs sedang dalam dalam perbaikan)
  2. Pilih menu pendaftaran SIM online
  3. Pilih opsi PERPANJANGAN SIM pada kolom isian jenis permohonan
  4. Isi formulir atau data permohonan SIM baru
  5. Input kode verifikasi lalu klik tombol kirim. Bukti registrasi akan terkirim melalui email
  6. Lakukan pembayaran di ATM, EDC, atau teller di seluruh lokasi BRI
  7. Datang ke lokasi Satpas/Gerai/SIM keliling yang telah dipilih saat pendaftaran dengan membawa dokumen persyaratan, bukti pembayaran, dan bukti registrasi
  8. Pengambilan foto dan pencetakan SIM

Berapa Biaya Perpanjangan SIM Online?

Biaya perpanjangan SIM online telah diatur dalam PP (Peraturan Pemerintah) nomor 60 tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP ( Penerimaan Negara Bukan Pajak). Dalam peraturan itu disebutkan biaya perpanjangan SIM A adalah Rp80.000.

Selain biaya tersebut, disebutkan pula adanya biaya administrasi sebesar Rp5.000 yang juga harus kamu bayarkan. Ditambah biaya tes kesehatan Rp25.000 dan asuransi Rp30.000.

Kapan Harus Perpanjangan SIM?

Kamu harus melakukan perpanjangan SIM sebelum tanggal jatuh tempo masa berlaku. Jika melewati tanggal yang tertera maka kamu harus melewati proses pembuatan SIM baru.

Sumber gambar : indonesia.go.id – pemberitahuan masa berlaku SIM tidak lagi berdasarkan tanggal lahir pemilik

Untuk diingat, menurut peraturan terbaru masa berlaku SIM tidak lagi berdasarkan tanggal lahir pemilik. Melainkan mengacu pada tanggal cetaknya. Aturan ini berlaku sejak 2019 berdasarkan telegram Korlantas Nomor ST/2664/X/Yan.1.1/2019 yang kemudian ditegaskan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 9 Tahun 2012 terkait masa berlaku SIM.

>>> Kunjungi: Sudah Punya SIM, Sekarang Saatnya Punya Mobil Impian