Kopling mobil merupakan komponen vital untuk mengurangi putaran mesin saat akan melakukan perpindahan gigi transmisi, agar gigi tersebut bisa berpindah dengan mudah. Bagian terpenting dari kopling adalah kampas kopling mobil yang berguna untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke transmisi.

Untuk mobil bertransmisi manual, kopling memiliki peran yang sangat penting. Karena jika rusak, mobil tidak akan bekerja dengan baik dan mengganggu perjalanan. Nah, kira-kira apa saja sih sebenarnya yang perlu diketahui lebih lanjut mengenai kampas kopling mobil? Tapi sebelum itu, kita simak terlebih dahulu makna dari kopling seperti yang dilansir dari Wikipedia.

Pengertian Kopling

Kopling merupakan alat mekanis yang digunakan untuk mentransmisikan atau mentransfer daya dari satu komponen ke komponen lainnya ketika diaktifkan.

Kopling yang berasal dari bahasa Belanda, yakni Koppeling, tentunya berbeda dengan rem yang menghentikan laju putaran roda ketika diaktifkan.

Baca Juga : Biaya Ganti Kampas Rem Mobil dan Waktu Penggantiannya

Kopling digunakan ketika kemampuan untuk mentransmisikan daya atau gerakan yang dibutuhkan akan disambungkan dan kemudian dikendalikan pada suatu waktu tertentu. Termasuk pengendalian torsi atau kecepatan putar yang akan ditransmisikan dari mesin ke komponen lainnya.

Pengaplikasian paling sederhana adalah dengan menghubungkan dua poros yang berputar, di mana salah satu poros menjadi penggeraknya. Dalam kasus ini, satu poros penggerak telah terpasang dengan motor atau sumber daya lain sementara poros yang lain yakni poros yang digerakkan terhubung dengan beban kerja.

Kopling Mobil dan Fungsinya

Kopling juga merupakan salah satu spare part mobil yang berfungsi untuk menghubungkan dan mengurangi putaran mesin ke unit transmisi. Meski terlihat sederhana, spare part yang merupakan bagian dari sistem pemindah daya ini memiliki lakon yang sangat penting. Tanpa parts tersebut, gigi transmisi tidak akan bisa masuk dengan mudah saat mobil pindah gigi persneling. Seperti halnya beberapa spare part mobil lainnya, kopling juga memiliki komponen-komponen yang saling berhubungan, beberapa di antaranya ada rumah kopling, kampas kopling, fork kopling atau garpu pembebas, dan release bearing yang merupakan bantalan berupa bearing atau kolaher yang terletak di antara pegas kopling dan release fork.

Kampas Kopling Mobil

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bagian terpenting dari kopling adalah kampas kopling mobil yang berguna untuk menyalurkan tenaga dari mesin ke transmisi.

Jenis Kampas Kopling Mobil

Kopling dan kampas kopling mobil merupakan satu kesatuan yang tidak mungkin untuk dipisahkan, alias sudah satu paket. Dan kopling mobil terdiri dari dua jenis yaitu kopling manual dan kopling otomatis.

Kopling manual adalah susunan kampas dan plat kopling yang jauh lebih rapat. Kopling manual memiliki kinerja yang bergantung dengan tenaga dari si pengemudi yang menginjak kopling.

Sedangkan kopling otomatis, kebalikannya, saluran tenaga kopling otomatis dipengaruhi oleh perputaran mesinnya dengan posisi susunan kampas dan plat kopling yang renggang. Akan tetapi plat kopling akan otomatis merapat ketika kendaraan melaju atau digas. Namun, tidak hanya kopling manual dan kopling otomatis saja, melainkan jenis lainnya juga memiliki susunan kampas kopling yang berbeda.

Kampas kopling memiliki dua komponen utama, yakni torsion dumper dan cushion plate yang berguna untuk meredam hentakan dan getaran saat proses menyambung dan memutus tenaga mesin ke transmisi. Hal ini tentunya bisa mengurangi terjadinya slip, sehingga tenaga mesin tetap tersalurkan dengan aman dan mobil tetap bekerja maksimal.

Ciri Kampas Kopling Mobil yang Rusak

Dilansir dari website astra-daihatsu, kampas kopling juga memiliki batasan usia yang harus reguler diganti. Usia pemakaian tergantung pada waktu, jarak tempuh mobil, dan bagaimana pegemudi memperlakukan mesin mobilnya.

Faktor-faktor tersebut tentunya akan mempengaruhi kondisi ini, karena komponen ini bisa menipis dan habis sehingga bisa mengganggu kinerja mesin mobil dan perjalanan.

Kampas kopling mobil yang rusak memiliki banyak ciri, di antaranya :

  1. Timbul Bau Hangus Hingga Berasap
    Kampas kopling mobil akan mengeluarkan bau hangus hingga berasap ketika pengemudi terlalu sering memainkan kopling dengan cara menekan setengah kopling. Hal itu bisa berbahaya dan membuat kampas menimbulkan bau hangus. Bau hangus itulah yang menjadi tanda bahwa kampas kopling mungkin memiliki kerusakan. Dan apabila terjadi hal tersebut, langsung matikan mesin mobil agar kondisi mesin lebih dingin. Apabila kampas kopling mobil memang sudah tipis, silakan pergi ke bengkel untuk menggantinya.
  1. Pedal Kopling Tinggi
    Ketika pedal kopling diinjak, namun responnya terlalu lama, maka akan mengganggu akselerasi mobil. Ciri ini adalah akibat dari kampas kopling yang sudah haus dan rusak. Jika dibiarkan dan tetap digunakan, maka bisa merusak komponen mesin lainnya.
  2. Akselerasi Lemah
    Bau hangus tentu saja merupakan gejala awal, karena gejala selanjutnya adalah akselerasi mobil menjadi loyo. Ketika pedal gas diinjak, mesin mobil hanya akan meraung, tetapi tidak mau berjalan dengan semestinya. Jika ini terjadi ketika sedang berada di jalanan yang menanjak tentu akan berbahaya karena bisa berjalan mundur.
  3. Putaran Mesin Tinggi
    Akselerasi mungkin lemah, akan tetapi putaran mesin tetap tinggi ketika kampas kopling mengalami kerusakan. Namun, suhu mobil akan menjadi mudah panas dan menimbulkan putaran mesin yang tidak seharusnya.
  4. Selip Kopling
    Selip kopling akan terjadi jika kampas sudah mengalami penipisan. Jika begini, kopling tidak akan bekerja dengan semestinya sehingga penyaluran tenaga mesin ke transmisi akan terganggu.
  5. Suara Gemuruh
    Suara gemuruh saat menginjak pedal kopling bisa disebabkan karena kampas kopling mobil rusak. Jika dipaksakan untuk tetap menjalankan mesin mobil, bisa-bisa kerusakan tersebut merembes ke dekrup kopling mobil dan merusak komponen lainnya.
  6. Tidak Bisa Pindah Transmisi
    Jika kampas kopling mobil sudah memiliki kerusakan parah, satu hal fatal yang bisa terjadi adalah tidak bisa memindah transmisi sehingga mobil tidak berjalanan dengan baik bahkan mogok. Jika sudah sampai tahap ini, bisa dipastikan bahwa biaya perbaikan akan sangat tinggi.

Bau Hangus?

Yang pertama, matikan mesin dengan segera. Ketika mesin mobil sudah mati, buka kap mesin mobil agar agar asap bisa keluar dengan leluasa. Diamkan sekitar 30 menit agar mesin mendingin. Ketika dirasa asap sudah berkurang, coba untuk menyalakan mesin mobil untuk memastikan apakah kopling sudah kembali berfungsi dengan baik.

Jika mesin sudah berfungsi dengan baik, maka kampas kopling masih aman. Dan sebaiknya jangan terlalu sering memainkan setengah kopling sehingga kinerja kopling terforsir dengan keras.

Setelah mobil dijalankan kembali, atur penggunaan kopling mobil untuk mencegah gesekan yang berlebihan. Selain itu, perhatikan bahan bakar yang digunakan. Ada baiknya gunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang tinggi, agar kinerja mesin tetap terjaga dengan baik.

Merk dan Biaya Penggantian

Ada beberapa merk dengan harga yang variatif. Kisarannya, yang paling murah adalah merk AISIN DD-021LU Clutch Disc dengan harga kurang dari Rp200 ribu. Sementara ada juga yang dipasarkan dengan harga di atas Rp200 ribu, di bawah Rp500 ribu.

Namun, untuk biaya penggantian juga kisarannya variatif, tergantung tipe dan merk kendaraan. Misalnya untuk Daihatsu Xenia 1.3 L, biaya penggantian set kopling di bengkel resmi akan mencapai sekitar Rp1,7 juta. Namun, untuk Daihatsu Xenia 1.0 L hanya sekitar Rp1,3 jutaan. Lalu, untuk Daihatsu Ayla memakan biaya kurang lebih Rp1 jutaan saja.