Cara Cek Keaslian Odometer Mobil Bekas

Untuk mendapatkan mobil bekas berkualitas, calon pembeli memang perlu melakukan sejumlah upaya. Salah satunya mengecek keaslian odometer mobil bekas yang hendak dibeli. Dengan mengetahui cara cek keaslian odometer, setidaknya Anda bisa memiliki ukuran kondisi sebuah mobil.

Sebagai informasi, odometer merupakan alat pengukur jarak tempuh sebuah kendaraan. Semakin sering mobil dikendarai, maka jarak tempuh yang tertera pada odometer (dalam satuan kilometer) akan ikut bertambah pula.

Permasalahannya, jarak tempuh yang tertera pada odometer akan mempengaruhi harga jual mobil. Mobil dengan angka odometer yang tinggi kerap dianggap sebagai mobil “capek”. Otomatis harganya pun akan lebih rendah dibanding mobil yang jarang keluar garasi.

Pada praktiknya, masih ada pihak-pihak yang melakukan manipulasi odometer untuk mendapatkan harga jual lebih tinggi. Caranya dengan mengubah angka odometer menjadi lebih rendah. Cara curang ini jelas merugikan calon konsumen karena harus membayar harga mobil lebih tinggi padahal tak sesuai kondisi.

Guna menghindari hal tersebut, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengecek keaslian odometer mobil bekas.

>>> Baca juga:
Mesin Mobil Bekas Berat, Cek Bagian-bagian Ini
Harga Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Tipe MPV

Table of Content
Cek di tahun pembuatan mobil
Catatan servis
Cek kondisi fisik mobil

Melihat tahun pembuatan mobil

Anggapan yang beredar umumnya sebuah mobil mewah menempuh jarak sekitar 10.000 km per tahun. Sedangkan, mobil yang lebih populer rata-rata menempuh jarak 20.000 km per tahun.

Berdasarkan informasi itu, Anda bisa mencari tahu jarak tempuh yang wajar untuk sebuah mobil. Caranya, dengan mencocokkannya dengan tahun pembuatan.

Sebagai contoh, jika mobil mewah sudah berusia tiga tahun maka wajarnya jarak tempuh yang tertera di odometer ialah sekitar 30.000 km. Selisih yang tak seberapa mungkin bukan masalah.

Namun, jika angka yang tertera di odometer jauh lebih sedikit maka Anda perlu mencari informasi lebih dalam.

Amati catatan servisnya

Idealnya setiap mobil memiliki buku catatan servis yang menerangkan informasi-informasi penting. Termasuk jarak tempuh mobil setiap kali servis dilakukan.

Anda bisa mengecek keaslian odometer mobil dengan melihat angka yang ada pada servis terakhir kali. Nah, jika kemudian angka odometer saat Anda hendak membeli mobil lebih rendah, berarti Anda perlu waspada adanya kecurangan.

Anda juga perlu berhati-hati jika angka odometer yang sekarang hanya terpaut sedikit dari terakhir kali servis. Padahal servis tersebut sudah lama berlalu.

Cara Cek Keaslian Odometer Mobil 03
Melihat visuat bagian-bagian tertentu, seperti lingkar setir dapat menjadi cara mengkonfirmasi keaslian odometer. {Foto: Shutterstock}

Melihat visual kendaraan

Cara selanjutnya untuk memastikan keaslian odometer mobil bekas ialah dengan melihat kondisi fisik mobil tersebut. Misalnya, pada kondisi lingkar setir atau jok bagian pengendara.

Lingkar setir yang kondisinya telah memudar atau jok mobil yang kulitnya sudah pecah-pecah, merupakan indikasi mobil tersebut rutin dipakai. Berangkat dari informasi ini, Anda bisa mulai mempertanyakan keaslian jumlah jarak tempuh kendaraan yang tertera pada odometer.

Berbekal sejumlah cara cek keaslian odometer yang telah disebutkan, Anda bisa mengecek keaslian angka odometer kendaraan yang hendak dibeli. Mencari mobil bekas berkualitas memang gampang-gampang susah. Namun, bukan berarti Anda tak bisa mendapatkan mobil bekas dengan harga yang fair.

Untuk itulah Cartalog.id hadir sebagai sebagai salah satu solusinya. Anda bisa melakukan pengecekan harga mobil bekas dengan akurat. Termasuk berdasarkan jarak tempuh yang dimilikinya. Kunjungi halaman Harga Cartalog sekarang untuk mencobanya.

Perbedaan Toyota Avanza dan Veloz: Fitur Hingga Mesin

Toyota menawarkan sejumlah produk Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) yang cukup laris di pasaran, yaitu Toyota Avanza dan Veloz. Kalau melihat eksteriornya, kedua mobil keluarga ini memiliki penampilan yang identik. Padahal, pada sejumlah aspek bisa ditemui perbedaan Toyota Avanza dan Veloz.

Melihat spesifikasinya, Toyota Avanza dan Veloz hadir dalam dua varian mesin, yakni 1.300 cc dan 1.500 cc. Kedua mesin itu disalurkan melalui transmisi otomatis 4-percepatan dan manual 5-percepatan.

Perbedaan antara varian sendiri tidak hanya dari sisi kapasitas mesin dan performa saja. Melainkan dari sejumlah fitur yang ditawarkan. Ingin tahu lengkapnya? Berikut Cartalog bakal mengupas perbedaan fitur Toyota Avanza dan Veloz secara mendalam.

Bila dilihat perubahan paling terasa nampak pada New Veloz yang kini semakin terasa lebih modern. Hal itu terlihat dari hadirnya empat lampu depan LED berdesain split headlamp. Kehadiran gril berbentuk trapesium dengan garnish krom gelap dan bumper serta foglamp yang diberi aksen garis-garis semakin mempertegas tampilannya.

>>> Baca juga:

  1. Toyota Avanza Bekas Murah di Jakarta DKI
  2. Toyota Avanza Modifikasi Rally Look, Makin Gagah dan Sporty

Masuk ke bagian samping, varian termewah dari keluarga Toyota Avanza ini semakin memikat berkat hadirnya side body moulding dan side skirt krom. Tak lupa Veloz terbaru juga dilengkapi dengan spion elektrik retractable yang terintegrasi dengan lampu sein.

Masuk ke bagian samping, varian termewah dari keluarga Toyota Avanza ini semakin memikat berkat hadirnya side body moulding dan side skirt krom. Tak lupa Veloz terbaru juga dilengkapi dengan spion elektrik retractable yang terintegrasi dengan lampu sein.

Pada bagian belakangnya, terlihat kini semakin segar, berkat hadirnya desain background yang kini dibumbui dengan garnish dan kombinasi lampu belakang baru. Pembeda dari model sebelumnya adalah desain spoiler yang mendapat sentuhan baru. Untuk menunjang tampilan, terdapat antena yang berbentuk sirip hiu.

Perbedaan Toyota Avanza dan Veloz 01
Toyota Avanza terbaru menyuguhkan desain bagian depan yang modern. (Foto: Toyota)

Masuk ke dalam kabin, Toyota New Veloz memiliki dasbor bernuansa gelap. Sejumlah fitur pun telah tersedia di mobil ini, seperti center cluster dengan A/C Display, setir kemudi dengan steering switch, power slot untuk baris pertama, kedua, dan ketiga, serta combination meter baru.

Tidak hanya itu saja, mobil ini juga dilengkapi dengan head unit touchscreen beraura premium, yang telah dilengkapi dengan USB mirroring, emergency call, dual zone output setting, DVD, konektivitas iPod/iPhone, USB, bluetooth, dan 6 unit speaker yang terpasang di seluruh baris kursi.

Guna menjamin kenyamanan, New Toyota Veloz juga dilengkapi dengan sistem keamanan modern, seperti dual SRS airbags, seatbelt pretensioner & force limiter, ABS, ISOFIX, side impact beam, 3-point seatbelt, dan pengingat sabuk pengaman untuk penumpang depan.

>>> Kunjungi:

Hampir seluruh fitur maupun perangkat yang tersedia di varian 1.3 liter juga dimiliki varian 1.5 liter. Sebagai pembedanya, adalah spion yang dilengkapi auto folding, yang membuat spion dapat membuka dan menutup secara otomatis, pelek alloy yang lebih dinamis, dan garnish pelat nomor beraksen krom.

Dari sisi interiornya, yang membedakan adalah hadirnya tambahan rear seat entertainment yang tertempel di plafon di atas baris pertama. Fitur keamanan juga ditambah dengan rear parking camera, yang semakin memudahkan pengemudi saat parkir.

Nah.. yang cukup istimewa adalah kini fitur follow me home light telah tersedia. Fungsinya adalah lampu tetap menyala meskipun mesin sudah dimatikan.

Cara Memilih Busi Mobil yang Tepat Biar Mesin Awet

Meski terdengar sepele, namun salah memilih busi mobil bisa berdampak besar bagi kendaraan. Agar terhindar dari hal tak diinginkan, ada beberapa cara memilih busi mobil yang perlu diketahui oleh setiap pemilik mobil, seperti memilih busi dengan material yang cocok.

Material busi sebaiknya memiliki angka dingin maupun panas (heat range) dari komponen sesuai kebutuhan mesin. Hal ini dikarenakan hubungannya dapat mempengaruhi pembakaran di ruang mesin.

Pemilik mobil pun sebaiknya mengetahui betul mengenai panjang ulir busi sesuai dengan standar pabrikan, agar sesuai dengan ukuran lubang busi di kendaraan tersebut. Bila ukuran tidak sesuai khususnya panjang ulir, dapat mengakibatkan penumpukan kerak karbon dari sisa pembakaran di celah-celah yang terbentuk.

Mesin Mobil Bekas Berat, Cek Bagian-bagian Ini

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala tarikan mesin mobil bekas berat. Penyebabnya memang bisa beragam, tak tak melulu berasal dari sektor mesin. Lalu, apa saja?

Setiap pemilik mobil pasti ingin kendaraannya enak buat diajak berkendara. Dalam hal ini, misalnya tarikan enteng, handling akurat, atau perpindahan gigi yang mulus. Namun,jika kita membeli mobil bekas, ada kalanya dihadapkan pada situasi yang tak sesuai harapan.

Hal yang sering dikeluhkan oleh pembeli mobil bekas ialah mesin mobil terasa kurang bertenaga. Dengan kata lain tarikan mesin mobil bekas berat. Untuk mengatasinya jangan terburu-buru untuk membedah bagian mesin.

Ada banyak hal yang bisa membuat mesin mobil terasa kurang bertenaga. Mulai dari sudah menumpuknya sisa karbon di ruang pembakaran, transmisi bermasalah, catalytic converter mampet dan sebagainya.

Namun sebelum melihat ke sana, tak ada salahnya untuk mengecek hal-hal yang lebih ringan terlebih dahulu.

1. Gunakan bahan bakar yang tepat

Untuk mengatasi mesin mobil yang terasa berat, salah satu cara mudah yang bisa dicoba ialah menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan.

Karena bisa jadi penyebab mesin terasa berat karena kurang sempurnanya pembakaran di dalam mesin. Hal ini biasa terjadi karena penggunaan bahan bakar dengan oktan tak sesuai spesifikasi.

>>> Baca juga: Cara Memilih Busi Mobil yang Tepat Biar Mesin Awet

2. Mengganti oli mesin sekaligus filternya

Upaya lainnya ialah memastikan oli mesin dalam kondisi baik. Dalam arti volumenya cukup dan kualitasnya baik.

Masalahnya, ketika baru membeli mobil bekas, bisa jadi kita tak tahu kapan terakhir kali pemilik sebelumnya mengganti oli. Jadi biar aman, langsung saja ganti oli mesin mobil sesuai spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan. Jangan lupa turut mengganti filternya.

Karena seperti diketahui, kualitas oli atau pelumas di dalam mesin sangat menentukan performa kendaraan. Fungsi oli itu sendiri berguna untuk melumasi, melindungi, dan mendinginkan komponen-komponen logam yang saling bergesekkan di dalam mesin.

Jika kualitas oli tak mendapat perhatian, maka jangan aneh bila performa mesin jadi merosot.

Mesin Mobil Bekas Berat
Untuk mengatasi mesin mobil yang terasa berat, salah satu cara mudah yang bisa dicoba ialah menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan. (Foto: Shutterstock)

3. Masalah dengan AC mobil

Ketika tarikan mesin mobil bekas terasa kurang bertenaga, coba matikan AC (Air Conditioning) terlebih dahulu. Karena jangan-jangan inilah yang jadi penyebabnya.

AC yang membuat tarikan mobil menjadi sedikit berat memang hal wajar. Namun, jika pengaruhnya terasa signifikan, bahkan hingga membuat mesin mobil mati, maka bisa dipastikan ada yang tak beres.

Penyakitnya bisa bermacam-macam. Mulai dari penggunaan kompresor terlalu besar di atas rekomendasi pabrikan hingga adanya kebocoran pada sirkulasi AC yang meliputi kompresor, evaporator, dan salurannya.

Bagi yang awam, sangat disarankan menggunakan jasa profesional untuk mengatasi masalah ini.

Itu dia beberapa hal yang bisa jadi pemicu berkurangnya performa mesin kendaraan. Terlebih pada mobil bekas karena usianya sudah tak muda lagi.

Pastikan Anda hanya membeli mobil bekas dengan harga yang sesuai kualitas. Kunjungi halaman Harga Cartalog untuk melihat analisa harga mobil bekas dari berbagai merek dan tipe mobil.